Yoga datang ke Jepang pada Agustus 2025, dan total masa tinggalnya di Jepang hingga saat ini adalah 9 bulan.
Kami mewawancarai Yoga Wisnu Priyastama yang saat ini bekerja di Pride Logistics.

Tolong perkenalkan diri Anda.

Yoga: Perkenalkan. Nama saya Yoga Wisnu Priyastama. Tahun ini saya berusia 29 tahun.
Hobi saya adalah basket, snowboard, dan fotografi.
Jika dihitung termasuk masa magang, sudah sekitar 4 tahun saya tinggal di Jepang.
Senang berkenalan dengan Anda.

Ceritakan tentang riwayat karier Anda sejauh ini.

Yoga: Setelah lulus SMA, saya bekerja selama sekitar 3 tahun di perusahaan pembuat kereta api di Indonesia.
Karena pandemi COVID, saya harus berhenti bekerja. Karena tertarik untuk bekerja di Jepang,
saya belajar bahasa Jepang selama sekitar 1,5 tahun di lembaga pelatihan di Indonesia.
Setelah itu, saya datang ke Toyama sebagai peserta magang dan tinggal selama sekitar 3 tahun. Kemudian saya pulang ke Indonesia
dan 2 bulan kemudian datang kembali ke Jepang untuk bekerja di Pride Logistics.

Mengapa Anda memutuskan untuk bekerja di Jepang?

Yoga: Awalnya teman saya di Indonesia yang bekerja di Jepang mengajak saya.
Pada awalnya saya tidak mempertimbangkannya karena kurang percaya diri dan tidak punya cukup uang,
tetapi saat sedang mempertimbangkan pekerjaan, saya memutuskan untuk mencoba tantangan ini.
Ketika mulai belajar bahasa Jepang, ternyata sangat menyenangkan dan saya jadi menyukainya.

Apa alasan Anda memilih pekerjaan ini?

Yoga: Saya diperkenalkan dengan pekerjaan ini saat masa magang saya selesai dan saya kembali ke Indonesia.
Saya ingin bekerja lebih lama di Jepang, dan saya pikir bisa memanfaatkan pengalaman kerja lapangan yang sudah saya miliki.
Mengemudi mobil juga merupakan tantangan pertama saya sejak datang ke Jepang.

Ceritakan tentang alur dan isi pekerjaan harian Anda.

Yoga: Pagi-pagi saya pergi ke kantor, lalu pertama-tama menulis laporan harian. Isinya tentang hari ini mau ke mana, jam berapa berangkat,
apa yang harus dikerjakan di lokasi, dan ke mana lokasi selanjutnya.
Setelah sampai di lokasi, saya mengerjakan tugas tersebut. Misalnya jika ada pengambilan barang, saya memuat ke truk
lalu membawa komponen ke pabrik dan menurunkannya.

Apa yang Anda sukai dari pekerjaan ini?

Yoga: Saya suka bisa berbicara dengan berbagai orang dan bisa pergi ke tempat-tempat wisata.
Berbicara dengan pelanggan menjadi latihan bahasa Jepang dan sangat menyenangkan.
Selain itu, saya bisa pergi ke berbagai tempat seperti Osaka dan Aichi.
Sangat menyenangkan bisa mengunjungi tempat-tempat terkenal di sela-sela pekerjaan atau di hari libur.
Minggu depan saya akan pergi ke Chiba selama 3 hari, jadi saya sangat menantikannya.

Sebaliknya, apa yang menurut Anda sulit?

Yoga: Karena tenaga saya tidak terlalu besar, mengangkut barang berat cukup berat bagi saya.
Ini adalah pekerjaan fisik, jadi saat sedang sibuk, saya sangat lelah.

 

Apakah ada kesulitan yang Anda alami karena perbedaan cara kerja antara Jepang dan Indonesia?

Yoga: Cara kerja di Jepang dan Indonesia sangat berbeda.
Saya rasa cara kerja di Jepang lebih ketat dibandingkan Indonesia.
Caranya juga sangat berbeda. Di Jepang, banyak hal yang harus dikerjakan dengan benar.
Misalnya, ketika membuat kereta api di Indonesia,
tentu saja tampilan luar harus dibuat bagus,
tetapi untuk panel listrik di dalam kereta dan sebagainya, tidak terlalu diperhatikan secara detail.
Namun di Jepang, bahkan bagian yang tidak terlihat pun harus dikerjakan dengan teliti.
Misalnya, membersihkan truk yang sudah dipakai dan menulis laporan harian setiap hari.

Bagaimana suasana di tempat kerja Anda?

Yoga: Ada orang yang baik, dan ada juga yang agak tegas.
Tetapi kalau ada hal yang tidak saya mengerti, semua orang akan menjelaskan sampai saya paham.

Bagaimana cara Anda berkomunikasi dengan rekan kerja?

Yoga: Saya berusaha aktif berkomunikasi dan membicarakan berbagai hal.
Saya bercerita tentang apa yang dilakukan di hari libur, bercanda, dan bisa akrab dengan mereka.

Apa yang sedang Anda upayakan dalam pekerjaan saat ini?

Yoga: Saya sudah mendapatkan SIM semi-menengah, jadi saya sedang berusaha untuk mendapatkan SIM menengah setelah 1 tahun lagi.
Selain itu, saya juga sedang berusaha untuk lulus ujian kemampuan bahasa Jepang N2.

Bagaimana Anda menghabiskan hari libur?

Yoga: Kebanyakan saya tidur di apartemen, tetapi kalau ada waktu, karena saya suka fotografi,
saya pergi sendiri untuk membuat video atau mengambil foto.
Di musim dingin, saya pergi bermain snowboard.

Apakah ada hal yang membuat Anda merasa senang bekerja di Jepang?

Yoga: Karena gajinya bagus, hidup saya jadi lebih mudah.
Dengan uang yang terkumpul, saya bisa pergi snowboard dan traveling, dan juga bisa membantu kehidupan keluarga di Indonesia,
jadi saya merasa senang.

Bagaimana kesan Anda tentang dukungan dari perusahaan kami?

Yoga: Karena saya sudah pernah tinggal sebagai peserta magang, tidak banyak kesulitan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun karena ini pertama kalinya saya bekerja di daerah ini, saya banyak dibantu dalam urusan administrasi.
Kalau ada masalah, mereka langsung membantu, dan dukungannya sangat baik sehingga saya sangat terbantu.

Ceritakan tentang impian Anda ke depan.

Yoga: Saya ingin bekerja di Jepang dalam jangka panjang.
Bahkan jika suatu saat harus kembali ke Indonesia, saya ingin bekerja di bidang yang berhubungan dengan Jepang,
seperti menjadi guru bahasa Jepang.